Menjadi Abadi
Hangatnya mentari bersinar terang
mengisi ruang hati yang gelap
mengisi ruang hati yang gelap
memasuki detik lorong jiwa
melelehkan salju kebekuan hati
melelehkan salju kebekuan hati
Tulusnya kasih bagai embun dingin
pelan mengaliri dahaga kerontang
pelan mengaliri dahaga kerontang
memupuk rasa yang tak pernah lelap
Tulusnya kata yang tersaji
Tulusnya kata yang tersaji
menjadi ruh dalam nafas cinta
terus berjalan seiring sang waktu
terus berjalan seiring sang waktu
menggapai hikayat di keabadian
Aku benci caramu mencintaiku
Karena itu hanya membuatku tak bisa melepaskanmu
Aku benci caramu menyayangiku
Karena itu akan membuatku semakin merindumu
Hatiku telah terkungkung oleh rasamu
Jiwaku telah terjerat ke dalam asamu
Duhai rembulan…
Tetap pancarkan keindahan cahayamu
Duhai bintang…
Tetap temani malamku
Aku tak ingin malam ini berakhir dengan percuma
Rengkuh aku ke dalam pelukanmu sayang
Rebahkan raga dihamparan bumi nan damai
Kita nikmati malam dalam bejana cinta yang penuh kasih..
Karena itu hanya membuatku tak bisa melepaskanmu
Aku benci caramu menyayangiku
Karena itu akan membuatku semakin merindumu
Hatiku telah terkungkung oleh rasamu
Jiwaku telah terjerat ke dalam asamu
Duhai rembulan…
Tetap pancarkan keindahan cahayamu
Duhai bintang…
Tetap temani malamku
Aku tak ingin malam ini berakhir dengan percuma
Rengkuh aku ke dalam pelukanmu sayang
Rebahkan raga dihamparan bumi nan damai
Kita nikmati malam dalam bejana cinta yang penuh kasih..
Jika Sahabat Ingin Fotonya di masukan di Blog Ini
Kontak saya,, dengan Cara Pm/imbox saya lewat Facebook
Kontak saya,, dengan Cara Pm/imbox saya lewat Facebook


0 komentar:
Posting Komentar